Uji Kemampuan di Jatim Open

1

SURABAYA – Kejuaraan atletik Jatim Open 2016 akan digunakan atlet Puslatda atletik Jatim untuk menunjukkan kesiapan mereka tampil di PON XIX/2016, September mendatang. Event yang digelar 14-16 April di Stadion Atletik Unesa ini diharapkan jadi ajang try in atlet puslatda sebelum berangkat ke PON XIX.
Menurut pelatih kepala Puslatda atletik, Purwadi, tim pelatih sudah menetapkan ada dua peak performance yang ditargetkan kepada para atlet. Pertama bulan April ini di kejuaraan Jatim Open, dan yang kedua adalah pada September nanti saat berlangsung PON XIX.
“Atlet harus tampil all out saat Jatim Open. Karena memang di kejuaraan kali ini kita akan jadikan sebagai puncak peforma atlet di tengah tahun pertama sebelum gelaran PON Jabar,” ujar Purwadi, kemarin (13/4).
Meskipun dituntut mengeluarkan kemampuan maksimal atlet binaannya, Purwadi tidak takut cedera. Sebab ini sudah jadi programnya agar atlet menunjukkan hasil latihannya pada fase pertama peak performance ini. “Tidak semua atlet nantinya yang akan diturunkan pada Jatim Open. Mereka yang ikut pelatnas absen di ajang ini. Karena akan disiapkan untuk kejuaraan internasional di Singapura pada 28 April mendatang,” lanjutnya.
Menurut Purwadi, ada delapan atlet pulatda yang absen di Jatim Open. Sisanya, 22 atlet yang akan diturunkan pada Jatim Open. Terdiri dari 13 atlet putra dan sembilan atlet putri. “Kami akan turun di nomor lari 400 meter putra dan putri, lari 800 meter putra, lari 5 ribu meter putri, lompat jauh putri, 10 ribu jalan cepat putra dan putri, lompat jangkit putra, lempar cakram putra dan putri, lari 110 gawang putra, serta lari 400 gawang putri,” jelasnya.
Namun para atlet puslatda Jatim ini tidak akan membawa panji KONI Jatim ketika Kejurnas Jatim Open nantinya. Mereka semua akan dikembalikan ke pengurus cabang PASI baik kabupaten atau kota masing-masing.

BAGIKAN