Porkab Sidoarjo 2026 Resmi Dibuka, 5.600 Atlet Bersaing di 52 Cabang Olahraga

6

foto: Pembukaan Porkab Sidoarjo 2026 di GOR Serbaguna

SIDOARJO – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026, resmi dibuka di GOR Serbaguna Sidoarjo, Senin (15/6/2026). Ajang olahraga terbesar tingkat kabupaten tersebut menjadi wadah bagi 5.600 atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam persaingan di 52 cabang olahraga (cabor).

Pembukaan Porkab Sidoarjo berlangsung meriah dengan rangkaian pertunjukan seni budaya, atraksi olahraga, serta defile atlet dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Ribuan peserta dan tamu undangan memadati arena untuk menyaksikan dimulainya pesta olahraga daerah tersebut.

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, secara resmi membuka Porkab Sidoarjo 2026 melalui prosesi pemukulan gong. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh atlet menjadikan ajang ini sebagai sarana mengukir prestasi sekaligus membangun karakter sportif.

“Jadikan Porkab sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi. Bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, dan pantang menyerah. Jadilah inspirasi bagi masyarakat bahwa kerja keras mampu mengantarkan kita pada prestasi yang gemilang,” ujar Mimik.

Menurutnya, Porkab tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet daerah yang berkelanjutan. Melalui ajang ini, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Sidoarjo di tingkat provinsi maupun nasional.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Jawa Timur, Ali Affandi, memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan KONI Sidoarjo dalam menyelenggarakan Porkab sebagai wadah pembinaan olahraga.

Menurut Andi, sapaan akrabnya, keberadaan Porkab sangat penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat sejak usia dini dan memastikan proses seleksi berjalan hingga tingkat akar rumput.

“KONI Jatim mengapresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan Porkab ini. Ajang seperti ini menjadi sarana penting untuk melakukan seleksi hingga ke tingkat grassroot sehingga tidak ada talenta yang terlewatkan,” kata Andi.

Ia menilai Sidoarjo memiliki potensi besar dalam dunia olahraga. Dengan 18 kecamatan yang aktif melakukan pembinaan, banyak atlet asal Sidoarjo yang selama ini menjadi tulang punggung kontingen Jawa Timur dalam berbagai kejuaraan regional maupun nasional.

Andi menegaskan bahwa KONI Jawa Timur akan terus memantau perkembangan atlet-atlet berbakat yang tampil dalam Porkab Sidoarjo 2026. Atlet yang menunjukkan potensi akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pembinaan lanjutan berbasis sport science.

Menurutnya, pendekatan ilmiah dalam pembinaan olahraga menjadi kunci untuk menghasilkan atlet yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

“KONI Jatim akan tetap objektif dalam memilih atlet berdasarkan prestasi dan sistem meritokrasi. Kami memiliki dukungan sport science, tim seleksi yang kompeten, serta berbagai perangkat pendukung lainnya,” ujarnya.

Melalui Porkab Sidoarjo 2026, KONI Jatim berharap lahir generasi atlet baru yang mampu memperkuat prestasi Jawa Timur di berbagai ajang olahraga nasional hingga internasional.

Dengan melibatkan 5.600 atlet dari 52 cabang olahraga, Porkab Sidoarjo 2026 menjadi salah satu ajang olahraga daerah terbesar di Jawa Timur sekaligus bukti keseriusan daerah dalam membangun ekosistem olahraga prestasi yang berkelanjutan.

Bidang Media dan Humas KONI Jatim

BAGIKAN