MEDAN – Prestasi gemilang ditorehkan tim wushu Jawa Timur (Jatim) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut. Dua medali emas kembali berhasil dibawa pulang. Yakni, di nomor wingchun butterfly sword putra dan putri.
Di sektor putra, Jatim menurunkan Michael Arroll Nestor Jennings. Ia meraih medali emas setelah mengemas poin tertinggi 18.510 dalam penampilan di GOR Dispora Sumut, Medan, Jumat (13/9/2024).
Arroll unggul dari atlet wushu Jateng Rio Noviansyah yang mendapat nilai 18.416. Sedangkan peringkat ketiga ada wakil DKI Jakarta Carlson Sasmita dengan nilai 18.399.
Berlanjut ke sektor putri, Jessie Djalimin juga meraih medali emas setelah mengemas poin tertinggi 18.469. Jessie berhasil mengungguli Atlet Wushu Jatim lainnya, Shakira Marini Putri yang mendapat nilai 18.440. Kemudian atlet Wushu Jambi Sukma Tri Nur Azizah berada di peringkat 3 dengan nilai 18.422. Sebelumnya, kontingen wushu Jatim sudah mendapat satu medali emas di nomor Taolu Tanjiquan Putri atas nama Atlet Alisya Mellynar.
Manajer Pelatih Wushu Jatim Sherly mengaku bangga dengan hasil yang diraih atletnya. Yakni, 3 medali emas, 5 medali perak, dan 2 medali perunggu. Ia optimistis dapat merealisasikan target lima medali emas.
“Sejauh ini sudah bagus ya, kemarin kami dapat satu medali emas di nomor Taolu Taijiquan Putri. Pagi tadi sudah dapat medali emas dari nomor Wingchun Butterfly Sword Putra dan Putri. Kami optimis target lima medali emas dapat kami raih,” kata Sherly.
Optimisme manajer pelatih Wushu Jatim bukan tanpa alasan. Jumat sore tim wushu Jatim melakoni tiga partai final di nomor toya putra dan putri serta combat putra.
“Hari ini sih optimis bisa menambah dua medali emas lagi. Sebenarnya, berharap menambah tiga medali emas lagi arena sore ini ada tiga final. Yaitu, putra putri toya dan combat putra. Tapi minimal dapat dua emas lah ya,” ungkap Sherly.
Bidang Media dan Humas KONI Jatim













