Kalah Adu Penalti, Sepakbola Surabaya Gagal Melangkah ke Semifinal

53

SIDOARJO – Langkah tim sepakbola Kota Surabaya harus terhenti di babak 8 besar Porprov VIII/2023, setelah kalah dalam adu penalti 7-8 lawan Kota Kediri, Minggu (10/9).

Meski memiliki sejumlah peluang emas, Rofano Afrilian dan kawan-kawan tidak mampu menciptakan satupun gol selama 90 menit waktu normal dan 30 menit perpanjangan waktu. Surabaya akhirnya kalah 7-8 dari Kota Kediri di babak adu penalti.

Satu peluang emas sempat diciptakan penyerang sayap Kota Surabaya Adris Leo Felle di babak pertama. Namun, tendangan keras Adris di dalam kotak penalti mampu ditepis kiper Kota Kediri Misbahul Akmal Santoso.

Sepanjang babak pertama, Kediri bermain sangat taktis dengan melakukan pressing ketat sehingga pemain Surabaya gagal memanfaatkan peluang gol.

Memasuki babak kedua, dua peluang emas juga diciptakan pemain pengganti Fristino Brama Putra. Sayang, dua kali tendangannya juga harus melebar tipis di samping gawang Kota Kediri.

Ketika masuk babak perpanjangan waktu, dua peluang juga diciptakan Adrian Putra Maulana dan Rofano Afrilian. Namun, dua peluang pemain Kota Surabaya itu juga belum berbuah gol.

“Itulah sepak bola, ada kalah ada menang, kami sudah mempersiapkan semaksimal mungkin, tapi kalau belum ada rezeki ya tidak bisa,” kata pelatih Kota Surabaya, Yusuf Money.

Dewi fortuna tampaknya tidak berpihak pada Kota Surabaya. Dalam tiga laga fase grup sebelumnya masalah penyelesaian akhir tidak muncul.

“Sebelumnya luar biasa, baru disini (banyak peluang terbuang, Red). Kami kurang beruntung,” ucap Yusuf.

Sementara itu pelatih Kota Kediri, Wimba Sutan Fanosa menilai anak didiknya bermain sesuai instruksi. Yaitu memainkan pressing ketat. “Mulai menit nol sampai 120 anak-anak menjalankan instruksi main press di atas. Terus tidak melakukan pelanggaran di luar kotak penalti. Itu yang menyebabkan kami bisa menahan Surabaya,” kata Wimba.(*)

BAGIKAN