BANDA ACEH – Tim basket Jawa Timur (Jatim) belum mampu membawa pulang medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut. Baik tim putra maupun tim putri harus mengakui ketangguhan kontingen Jakarta. Adapun partai final cabang olahraga (cabor) basket berlangsung di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Aceh, Selasa (10/9/2024).
Di sektor putra, tim basket Jatim kalah dari wakil Jakarta dengan skor 56-77. Begitu pula dengan tim basket putra. Mereka harus mengakui keunggulam tim Jakarta dengan skor akhir 57-62.
Sejak kuarter pertama, tim basket putra Jatim dan tim Jakarta sudah saling jual beli serangan. Beberapa kali pemain Jatim melakukan tembakan 3 poin. Namun dari 21 percobaan, hanya 2 kali tembakan yang masuk.
Kemudian dari 41 tembakan dua poin tim Jatim, hanya 17 tembakan yang masuk kedalam ring. Permainan agresif ditunjukkan keduanya terlihat keduanya telah melakukan steal 6 kali dan blok sebanyak 3 kali.
Selain itu, kedua tim sama-smaa melakukan turnovers sebanyak 11 kali. Dengan hasil ini, Jatim harus puas dengan memperoleh medali perak.
Pelatih Basket Putra Jatim Aries Herman mengakui mental anak asuhnya sempat terganggu. Akibatnya, beberapa tembakan free throw tidak berhasil masuk. “Di final ini memang ada dua faktor seperti mental dan keberuntungan yang membuat anak-anak sempat terganggu,” ucapnya.
Dengan persiapan yamg sudah dilakukan KONI Jatim dan Perbasi Jatim selama dua tahun, Aries mengaku untuk telah mempersiapkan dari jauh hari. “Jadi persiapan ini sudah bagus dan disetiap pertandingan mental menjadi penentu,” jelasnya.
Bidang Media dan Humas KONI Jatim













