foto: Ketua Umum KONI Jatim, Dr. Muhammad Nabil menghadiri Pembukaan Kejurnas Tenis Piala Gubernur 2026
SURABAYA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Pelti Jawa Timur (Jatim) menggelar Turnamen Piala Gubernur Jatim 2026 di Lapagan Tenis Unesa, 26-30 Oktober. Even kali pertama ini diikuti oleh 277 petenis junior dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Pengprov Pelti Jatim, Ismet Jauhar menyampaikan turnamen Piala Gubernur Jatim ini merupakan even kali pertama pengprov dan mendapat respon positif dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ke depan, even ini diharapkan menjadi program rutin pengprov sebagai ajang pembinaan.
“Even ini rangkaian dari kegiatan-kegaiatan yang diadakan pengprov sebagai ajang pembinaan peestasi atlet, baik kejurwil, kejurprov dan tingkat nasional,” ujarnya kepada wartawan usai pembukaan turnamen Piala Gubernur Jatim 2026 di lapangan tenis indoor Unesa, Senin (26/10/2026).
Meski baru kali pertama digelar, Ismet menyebut even ini mendapat respon positif dari petenis. Terbukti, jumlah pesertanya mencapai 277 petenis. Dari 38 daerah, ada 27 kabupaten/kota yang mengirimkan petenisnya.
Selain peserta dari berbagai daerah di Jatim, juga diikuti petenis dari luar Jatim. Antara lain, Depok, Cilacap, Semarang, Kudus, Bali.
“Karena pesertanya banyak, kami menggunakan dua lapangan, yaitu Unesa dan Wiyung Pratama,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Umum KONI Jatim, Dr. Muhammad Nabil, mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap pembinaan olahraga dan prestasi atlet di Jatim. Kedua, KONI Jatim mendukung langkah pengprov menggelar kegiatan yang mengarah pada pembinaan.
“Even ini adalah grand strategi kita bahwa harus sering-sering mengadakan even. Jangan sampai atlet sering latihan daripada bertanding. Dan, ini adalah bentuk ekspresi. Yang menjadi catatan kita, bahwa tenis ini adalah milik Jatim,” paparnya.
Tolok ukuranya, lanjut Nabil, prestasi petenis Jatim di tingkat nasional. Tiga kali tenis Jatim juara umum di PON dan beberapa kali di even internasional, atlet Jatim sering memberikan prestasi untuk daerahnya dan Indonesia.
“Ini harus dimaintenance, harus dipelihara kegiatan seperti ini. Seperti yang disampaikan pak Kadispora, bahwa olahraga bukan investasi hari ini, tapi imvestasi jangka panjang, bahwa tidak terjadi keterputusan generasi dalam pembinaan,” ujarnya.
Turnamen tenis Piala Gubernur Jatim sendiri mempertandingkan 5 Kelompok Umur (KU) putra dan putri, serta menggunakan siatem gugur. Lima katagori KU itu, KU 10, KU 12, KU, 14, KU 16 dan KU 18.
Bidang Media dan Humas KONI Jatim











