POSSI Jatim Fokus Siapkan Atlet Jelang BK PON

4

SURABAYA – POSSI Jatim menyiapkan penjaringan atlet potensial untuk pelaksanaan Bakak Kualifikasi (BK) PON. Mirza Muttaqien, Ketua Pengprov POSSI Jatim, mengatakan pengurus maupun pelatih akan memanfaatkan deretan kejuaraan yang membentang di penghujung tahun 2026 meliputi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim, PON Pantai di Ancol Jakarta, hingga Kejurnas Piala Gubernur Jatim. Ketiga event itu rencanannya digelar Bulan November – Desember.Memasuki tahun 2027, cabang olahraga selam juga akan diperlombakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Surabaya, disusul rencana Kejurnas dan seleksi akhir sebelum serta sesudah Ramadan.Mirza Muttaqien, menyambut positif padatnya kalender kejuaraan tersebut. Menurutnya, banyaknya ajang kompetisi memberi kesempatan emas bagi para atlet untuk menguji hasil latihan serta membuktikan kemampuan terbaik mereka di tingkat regional maupun nasional.”Kami di POSSI Jatim sangat gembira. Semakin banyak ajang kejuaraan, semakin baik bagi para atlet untuk mengukur hasil latihannya. Kaderisasi mulai dari tingkat pelajar lewat Popda hingga Porprov sangat penting untuk mencetak atlet-atlet yang siap diproyeksikan ke level PON,” ujar Mirza, Senin (12/10/2026).

Ia menjelaskan, ajang seperti PON Pantai dan Piala Gubernur Jatim juga menjadi sarana strategis untuk memantau peta kekuatan lawan dari provinsi lain. Mengingat Piala Gubernur rencananya diikuti banyak atlet terbaik nasional, ajang ini dinilai pas sebagai pemanasan sebelum memasuki persaingan ketat BK PON.“Ajang Piala Gubernur akan diikuti atlet nasional, disinilah kita bisa memetakan kekuatan dan mengukur kemampuan atlet Jatim. Seluruh hasil pemantauan dari Popda, Porprov, PON Pantai, hingga Kejurnas akan menjadi basis penyusunan tim Pusat Latihan Daerah (Puslatda) POSSI Jatim. Seleksi akhir akan menentukan komposisi definitif kontingen Jawa Timur sebelum pendaftaran nama atlet untuk BK PON 2027,” terang Mirza.Terkait kuota nomor pertandingan, Mirza berharap jumlah nomor cabor selam pada PON mendatang tidak berkurang dari pelaksanaan PON sebelumnya di Aceh dan Sumatera Utara, atau bahkan berpeluang bertambah.

BIDANG MEDIA DAN HUMAS KONI JATIM

BAGIKAN