Ketua KONI Jatim Hadir dalam Pelantikan Pabersi Jatim

71
Ketua KONI Jatim, M Nabil hadir dalam pelantikan Pabersi Jatim, didampingi anggota Binrpes KONI Jatim, Jeffry Tagore dan Nurul Ansori

Abram Nathan, Ketua Pabersi Jatim Periode 2024-2028

SURABAYA – Ketua Umum KONI Jatim, M. Nabil, ikut menyaksikan pelantikan pengurus Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jatim periode 2024-2028. Pabersi Jatim, dipimpin Abram Nathan dilantik oleh Ketua Pengurus Besar (PB) Pabersi, Anna Maria, di Surabaya, pada Sabtu, 2 Maret 2024. 

M. Nabil, saat hadir dalam pelantikan pengurus Pabersi Jatim, berharap Pabersi Jatim bisa menggencarkan pembinaan di daerah agar terpenuhi seluruh kepengurusan di 38 kota/kabupaten. 

“Ini ikhtiar kita untuk membangun Pabersi. Kita berupaya punya peran di kancah internasional terutama PON. Kaarena setelah dipecah dari PABBSI tidak ada pembinaan khusus. Semoga di bawah kepemimpinan Abram Nathan ini bisa lebih baik,” ujarnya. 

” Saya ingin pengembangannya lebih bagus. Saat ini sudah ada 25 pengkot/pengkab. Kita usahakan ada tambahan 13 lagi sehingga terpenuhi dan mengamodir atlet angkat berat. Semoga ada prestasi dan ada sentuhan baru,” imbuh Nabil. 

Menurutnya, cabang olahraga (cabor) angkat berat Jatim mempunyai potensi besar untuk meraih banyak medalia, karena nomor yang dipertandingkan banyak. Setidaknya, lanjut Nabil, KONI Jatim berharap angkat berat memberikan kontribusi sebesar 2 medali emas saat PON September mendatang. 

” Potensi kita bagus, peminatnya juga banyak, tinggal kita perhatikan, evaluasi cara latihannya karena angkat berat ini adalah cabor yang cukup banyak medali emas. Semoga kita punya peran khusus, sementara peluangnya antara 2 untuk saat ini,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Pabersi Jatim, Abram Nathan yang baru saja dilantik menyatakan meneruskan kepengurusan sebelumnya. Salah satu program Pabersi Jatim, dengan peningkatan kualitas pelatih dan wasit melalui lisensi.

“Pertama saya ingin pendataan ulang pelatih dan wasit. Karena yang saya tahu belum ada lisensi pelatih atau wasit itu. Hanya hitungan jari, sementara kita ada 25 pengkot/pengkab yang aktif. Saya ingin kualitas SDM karena dengan lisensi ini akan meningkatkan kualitas atlet. Kalau pelatih atau wasitnya tidak berkualitas, bagaimana atletnya,” kata Abram. 

Selain itu, Abram juga ingin fokus dalam pembinaan atlet persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumut. Menurutnya, saat ini ada 7 atlet yang masuk Puslatda, hanya saja mereka latihan secara mandiri. Ia berencana pasca lebaran akan menyatakan semua atlet untuk pemusatan di Surabaya. Abram berharap, 7 atlet itu akan memecahkan rekor dengan meraih medali emas. 

“Kedua di tahun 2024 ini masa PON, otomatis fokusnya disana. Kita sudah loloskan 7 atlet, tapi  yang masuk puslatda sementara 3 orang. Saat ini mereka latihan mandiri. Setelah lebaran kita akan pemusatan di Surabaya. Kita ingin dapat medali emas, semoga angkat beratbisa pecah telur,” tutup Nathan, yang juga putra dari Ketua Perbasi Jatim, Grace Evi Ekawati. 

Bidang Media dan Humas KONI Jatim

BAGIKAN