Pengurus Boling Pusat Periode 2024 – 2028 Dikukuhkan

27
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn), Marciano Norman memberikan bendera pataka PB PBI kepada Marsda TNI (Purn), Agus Muhammad Bahron pada pengukuhan di Kantor KONI Pusat

JAKARTA – Induk cabang olahraga (cabor) Boling, Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) kini resmi dipimpin Marsda TNI Purn Agus Muhammad Bahron untuk masa bakti 2024-2028.

Pasca dikukuhkan dan dilantik Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, Bahron dan jajarannya mendapatkan tugas. Ketua Umum KONI Pusat, menugaskan agar sosialisasi olahraga Boling digencarkan agar kembali populer di berbagai komunitas.

“Boling center di masa lalu lebih banyak di masa lalu dibandingkan sekarang. Mengapa sekarang banyak yang tutup, itu yang harus dijawab? Jadikan Boling itu menjadi olahraga yang dicintai keluarga dan masyarakat,” kata Marciano Norman.

“Animo diawali sosialisasi cabang olahraga Boling sebagai olahraga yang menarik dan menyenangkan untuk komunitas, khususnya di keluarga. Bicara mencetak atlet masa depan maka penting sekali untuk memulai olahraga di tingkat olahraga, di samping pentingnya dukungan orang tua kepada atlet,” pesan Marciano Norman.

“Sosialisasi berkaitan erat dengan sarana prasarana serta Sport Industry dan Sport Tourism, karena saya melihat boling center kian hari kian menipis dan banyak yang tutup, tidak seperti dulu sehingga perlu kolaborasi dengan berbagai pihak melalui berbagai program pembinaan yang berkualitas, berjenjang dan berkesinambungan dengan tujuan memasyarakatkan, menjaring dan menyaring bibit atlet berprestasi,” sambungnya.

“Saya harapkan di bawah bapak Agus Muhammad Bahron, pembinaan menjadi prioritas sehingga dalam keikutsertaannya dalam kompetisi internasional akan membanggakan kita semua. Komunikasi antara PB PBI dengan KONI Pusat harus terus berjalan sehingga kita bisa jadikan Boling menjadi olahraga yang dicintai keluarga dan masyarakat,” jelas Marciano Norman.

Ketua Umum PB PBI, Marsda TNI Purn, Agus Muhammad Bahron, menyampaikan salah satu programnya, adalah menyempurnakan peraturan yang ada.

“Pada Munas tanggal 27 Januari 2024 kemarin, ada 4 amanah yang harus kita jalani antara lain Musornaslub, revisi AD/ART karena harus disesuaikan apakah masih relevan atau tidak, revisi aturan pertandingan yang juga harus disesuaikan dengan aturan baru, dan pembinaan atlet junior,” katanya.

“Kerja sama tim di PBI harus solid dan kuat. Terkait dengan venue kami akan coba bekerja sama dengan stakeholder seperti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar mereka dapat membantu meringankan, selain itu kami juga akan melihat animo masyarakat,” sambungnya.

Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024, Boling akan digelar di Kota Medan. Multievent tersebut harus menjadi momentum bagi kebangkitan Boling di Tanah Air. Kualitas kontingen peserta PON XXI yang baik akan membuat juara Boling adalah mereka yang mampu membawa Indonesia berprestasi. 

Bidang Media dan Humas KONI Jatim

BAGIKAN