Unesa Mulai Sosialisasikan Cabor Pickleball

87
Unesa mulai sosialisasi Pickleball, siap eksibisi di PON Aceh - Sumut 2024.

Cabor Eksibisi PON Aceh – Sumut 2024

SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa), segera menyosialisasikan cabang olahraga (cabor) Pickleball di sekolah – sekolah menengah atas dan masyarakat pada umumnya. Pickleball olahraga asal Amerika Serikat (AS), menggabungkan tenis lapangan, tenis meja dan bulu tangkis, sudah masuk di cabor Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI).   

Sekjen Indonesian Pickleball Federation (IPF), M. A. Alrdha, S.Pd, M.Ed, Ph.D, menjelaskan bahwa Unesa akan mengenalkan olahraga Pickleball di sekolah-sekolah menengah atas seluruh Jawa Timur. Hal itu, lantaran Pickleball olahraga masih anyar dan tahun 2019 baru terbentuk federasinya di Indonesia, diketuai Rektor Unesa, Prof. Nurhasan. 

“Pickleball permainan hampir mirip tenis lapangan. Karena permainan dengan alas di bawah atau lantai, jaring net seperti jaring net tenis lapangan dengan berukuran sama. Namun, skore angka rally poin sama dengan hitungan tenis meja, kemudian ukuran lapangan persis ukuran bulu tangkis. Jadi, penggabungan aspek tenis, bulu tangkis dan tenis meja,” ungkap Alrdha, memperkenalkan dan sosialiasi Pickleball, di Kampus Fakultas Ilmu Keolahragaaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa, Lidah Wetan, Surabaya, Kamis (7/12/2023).

Kemudian, bola Pickleball sebesar bola tenis terbuat dari plastik polimer berlubang untuk melewati jaring net, ditambah pemukul bola atau bet bernama Paddle model persegi panjang, layaknya bet pingpong. 

Masih kata Arldha, Pickleball dimainkan oleh minimal dua orang pemain, atau paling sering dimainkan sebagai olahraga ganda, yaitu melibatkan dua tim dengan masing-masing dua orang. Namun, bisa juga dimainkan sebagai olahraga tunggal, yaitu satu lawan satu.

“Cukup sederhana, Pickleball ini dapat dilakukan baik di dalam maupun di luar ruangan, ukuran lapangan Pickleball sama seperti ukuran lapangan bulu tangkis. Atau bisa bermain di indoor dan out door,” ucapnya. 

Arldha menambahkan, aturan dasar dalam permainan Pickleball, yakni: tidak memukul bola di luar batas lapangan. Bola harus diservis dengan tangan dan di bawah garis pinggang. Setelah servis, bola harus memantul sekali di sisi lawan sebelum kembali ke sisi pemukul servis untuk diservis lagi. “Persis seperti permainan tenis meja, dengan hitungan rally poin.”

Selanjutnya, pada hitungan servis orang pertama, misalnya saat skore kedudukan 4-6, maka wasit akan mengucapkan 4 – 6 – 1.  Ucapan 1 sebagai tanda orang pertama yang melakukan servis, begitu juga orang kedua (2), skore 4 – 6 – 2, berarti servis bola dilakukan orang kedua. 

Kemudian, setelah bola dua kali memantul, pemain boleh melakukan pukulan voli. Bola tidak bisa menyentuh zona non-volley saat melakukan servis. Permainan berakhir pada 11, 15, atau 21 poin. Biasanya, permainan berakhir pada 11 poin, tetapi 15 dan 21 poin juga umum sebagai titik akhir permainan.

Arldha mempunyai harapan, sebagai cabor baru dirinya sebagai dosen FIKK Unesa terus bekerja melakukan sosialiasi pengenalan Pickleball, agar bisa lebih dikenal dan digemari banyak masyarakat. Di level Jawa Timur, yang sudah siap dan banyak atlet Pickleball, dari Mojokerto dan Jombang.  

“Eksebisi PON 2024, kami sudah siap mengikuti seluruh nomor, tunggal, ganda dan campuran,” pungkas Arldha. 

Bidang Media dan Humas KONI Jatim

BAGIKAN