Sidoarjo dan Surabaya Kuasai Sepatu Roda TTT 10.000 M

74

SIDOARJO – Surabaya dan Sidoarjo berbagi gelar sepatu roda nomor Team Time Trial (TTT) 10.000 M, Jumat (15/9) di jalanan eks tol Gempol, Jabon. Surabaya mendapat emas di sektor putra, sedangkan Sidoarjo meraih emas di sektor putri.

Tim putra Kota Surabaya yaitu yaitu M. Javi Moreno, Irfan Rahmad Viansyah dan Deka Sadira berhasil mencatatkan waktu 17 menit 23,764 detik. Kota Surabaya berhasil unggul dari Kota Malang dan Sidoarjo yang berada di urutan kedua dan ketiga.

Sedangkan, di sektor putri gelar diraih oleh tim Kab Sidoarjo. Tiga atlet yaitu Alysa Nurin Vieranda, Rhizqi Zabrina Hariyanti dan Maylafaizha Azzahra finis dengan catatan waktu 20 menit 19,370 detik. Tim Sidoarjo unggul atas Kota Surabaya dan Kota Malang.

Pelatih Kota Surabaya, Jitasabha Nikko mengatakan jika timnya percaya diri meraih gelar di nomor TTT 10.000 M putra. Nomor tersebut sudah menjadi spesialisasi Kota Surabaya. “Jadi peluangnya sangat besar,” kata Nikko.

Sementara itu, di sektor putri, tim pelatih Kota Surabaya sebenarnya berharap emas. Akan tetapi, ketika lomba berlangsung ada sejumlah hambatan. “Cuma ada miskomunikasi, ada yang capek juga karena main hampir tiap hari,” kata Nikko. “Namanya permainan, kami berusaha yang terbaik tapi hasil akhir tidak ada yang tahu,” imbuhnya.

Hasil tersebut membuat Kota Surabaya tetap kukuh di puncak klasemen sementara sepatu roda Porprov Jatim VIII 2023 dengan capaian 8 emas, 6 perak dan 6 perunggu. Mereka unggul atas tuan rumah Sidoarjo yang mendapat 7 emas, 5 perak dan 4 perunggu.

Nikko berharap Kota Surabaya bisa meraih emas di dua nomor tersisa yaitu 3000 M Relay putra dan putri. Dua nomor itu akan dipertandingkan Sabtu (16/9) pagi di Lapangan Sepatu Roda SMANOR. “Hitungan poin seharusnya bisa (juara umum, Red), tapi ya besok (Sabtu) penentuannya, sisa nomor ini harus kami sabet semua,” harapnya.(*)

BAGIKAN