FPTI Jatim dapat Support Dana dari JETRAS

96
Founder JETRAS, Raja Siahaan, didampingi anggota Binpres KONI Jatim, Jeffry Tagore menyerahkan secara simbolis support dana kepada Ketua FPTI Jatim, Danu Iswara, untuk mengikuti Kejurnas Junior 2023 di Jambi, 21 - 27 Juli

Atlet Panjat Tebing Jatim Turun di Kejurnas Junior 2023

SURABAYA – Misi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur (Jatim),  dalam mempertahankan gelar juara umum pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior 2023, mendapat dukungan dari JETRAS Indonesia.

Pada kesempatan ini, JETRAS Indonesia memberikan suntikan dana sebesar Rp15 juta kepada FPTI Jatim untuk berangkat ke Kejurnas Junior yang akan berlangsung di Jambi, 21-27 Juli 2023 mendatang. 

Pimpinan JETRAS Indonesia, Raja Siahaan mengatakan, pemberian dana ini sebagai bentuk dukungan kepada FPTI Jatim. Sebab, ia mendengar bahwa FPTI Jatim selalu juara umum di Kejurnas Junior dalam 10 tahun terakhir.

“Semua berkat perjuangan pak Ketum (Danu Iswara) menghubungi kami, sehingga kami yakin memberi bantuan FPTI Jatim, karena infonya juara umum terus selama 10 tahun. Kalau tidak  berangkat merupakan suatu kemunduran, makanya kami JETRAS Indonesia memberikan bantuan agar bisa berangkat ke kejurnas,” ungkap Raja.

Dengan bantuan tersebut, Raja berharap, tim Panjat Tebing Junior Jatim dapat mempertahankan prestasi yang ada. “Semoga bisa mempertahankan juara umum,” harapnya.

FPTI Jatim Mendapat Dukungan dari JETRAS Indonesia

Sementara itu, Ketua FPTI Jatim, Danu Iswara, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari JETRAS Indonesia untuk keberangkatan atlet. “Alhamdulillah dibantu JETRAS bisa membantu pendanaan untuk keberangkatan atlet,” kata Danu. 

Ia mengatakan, dalam Kejurnas Junior ini Jatim akan diperkuat oleh 16 atlet yang diseleksi melalui hasil Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Junior, Juni 2023 lalu. Para atlet nantinya akan turun di nomor putra dan putri Junior usia 17-18 tahun, Youth A usia 15-16 tahun, Youth B usia 13-14 tahun, Youth C usia 11-12 tahun, Youth D usia 9-10 tahun. 

Dengan komposisi yang ada, alumnus UPN Veteran Surabaya itu mengaku, sangat optimis bisa mempertahankan gelar juara umum karena atlet yang terpilih sudah menjalani persiapan dengan baik dan memiliki pengalaman tanding yang baik. 

Kendati demikian, ia juga enggan meremehkan kekuatan provinsi lain karena kekuatan yang sudah mulai merata. 

“Mental mereka insya Allah sudah teruji karena sejak usia dini sudah ikut kejuaraan dan sebelumnya sudah pernah ikut Kejurnas lalu cuma naik kelompok umurnya,” pungkasnya. (ega)

BAGIKAN