Bapel Puslatda KONI Jatim Gelar Tes Fisik Kedua

43
Dudi Harjantoro, Kabid Binpres KONI Jatim

Sebelum Atlet Ikut Kejurnas dan Pra-PON

SURABAYA – Badan Pelaksana (Bapel) Puslatda KONI Jatim, akan menggelar tes fisik pada 2 Mei 2023 mendatang. 

Kegiatan ini, dilakukan untuk melihat kesiapan para atlet Puslatda Jatim 100/V yang akan turun di Kejurnas maupun Pra PON. Tes fisik kedua, dilakukan setelah pertama dilakukan pada Januari lalu. 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Jatim, Dudi Harjantoro mengatakan, rangkaian tes itu diselenggarakan untuk melihat seberapa jauh perkembangan fisik atlet. Terutama, setelah menjalani program Puslatda sejak Oktober tahun lalu, dan menjalani tes fisik pertama pada Januari lalu.

Setelah menjalani tes fisik ada Januari lalu, tentu para pelatih  sudah memiliki program untuk memperbaiki kekurangan berdasarkan tes itu. Dan hasilnya akan dilihat saat atlet menjalani tes fisik kedua ini.

“Sebelum lebaran kemarin kita sudah undang beberapa cabor. Kita bahas soal program latihan yang sudah mereka jalankan dan melakukan evaluasi terkait kendala yang mereka hadapi selama puslatda digulirkan,” jelas Dudi Harjantoro, Minggu (30/4/2023).

Dari tes fisik inilah, kata Dudi, KONI ingin melihat kondisi atlet sebelum diberangkatkan ke Kejurnas dan Pra PON. Sebab, KONI Jatim tak akan memberangkatkan atlet yang tak memiliki potensi meraih medali, khususnya mereka yang selama ini terdaftar sebagai atlet Puslatda Jatim 100/V proyeksi PON Aceh-Sumut.

“Karena anggarannya terbatas, kami tak mau berspekulasi. Semua akan dan harus terukur. Jadi tidak ada kata trial and error di Kejurnas maupun Pra PON,” ujarnya.

Dari hasil tes fisik itulah, nantinya KONI bisa mengukur sejauh mana kesiapan para atlet Puslatda dalam menghadapi Kejurnas dan Pra PON mendatang. 

“Kita lihat saja, siapa yang benar-benar berlatih sungguh-sungguh dan setengah hati. Hasil tes itu akan bicara semua,” papar Dudi.

Namun Dudi yakin, di tengah keterbatasan anggaran yang diterima KONI Jatim dari Pemprov Jatim, para atlet tetap bersemangat dalam berlatih. Sebab, mereka tahu bahwa ini jalan hidup mereka, sehingga tidak akan mereka sia-siakan.

KONI Jatim telah berkirim surat kepada seluruh cabor terkait tes fisik tersebut sejak Kamis, 27 April 2023 lalu. Tes fisik ini sendiri akan dilaksanakan di kompleks KONI Jatim.

Tes fisik atlet Puslatda Jatim ini dilakukan oleh tim Badan Sport Science (BSS) KONI Jatim. 

Koordinator Tim Fisik Puslatda KONI Jatim, Alfian Dwi Prastyo menyatakan, tes fisik yang melibatkan seluruh cabor di Jatim itu digelar selama delapan hari berturut-turut.

Dalam program tersebut, kata Alfian, tidak semua cabor mendapatkan menu tes yang sama, melainkan memiliki fokus sesuai kebutuhan cabor. Misalnya, tes fisik yang dilakukan untuk atlet cabor karate atau cabor combat lainnya tentu berbeda dengan atlet angkat besi atau atlet aeromodeling.

“Terkait item tes, role yang kita buat kita sesuaikan dengan cabor dan disiplin masing-masing. Jadi, ada perbedaan terkait item dan target fisiknya,” jelas Alfian. 

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan, bahwa selama tes fisik berjalan, kondisi fisik pada atlet yang telah menjalani tes belum mencapai angka maksimal.(ega)

Bidang Media dan Humas

BAGIKAN