Resmi, Baso Juherman Pimpin Muaythai Jatim

96
Baso Juherman (kiri) menerima pataka bendera Muaythai Indonesia dari Ketua Harian PB MI Fachrul Razi usai gelaran musprovlub di Graha Kadin, Rabu (28/9/2022) siang. (KONI Jawa Timur)

Kejar Prestasi dan Kembangkan Muaythai di Jatim

SURABAYA – Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jawa Timur resmi memiliki nahkoda baru. Baso Juherman didapuk menjadi Ketua Umum Pengprov MI Jatim untuk periode 2022-2026.

Baso Juherman terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Muaythay Indonesia Jatim 2022 di Graha Kadin, Rabu (28/9/2022).

Dalam sidang pleno dengan agenda pemilihan Ketua Pengprov MI Jatim yang dipimpin Nurdin Longgari, sebanyak 24 utusan pengurus MI kabupaten/kota se-Jatim sepakat Baso Juherman menjadi ketua umum untuk empat tahun kedepan.

“Karena semua sepakat, maka saudara Baso Juherman jadi Ketua Umum Muaythai Jatim secara aklamasi,” ucap Nurdin sambil memukulkan palu sidang.

Dalam sambutannya usai terpilih, Baso Juherman mengaku siap dan berterima kasih atas amanah yang diberikan 24 pengurus MI kabupaten/kota se-Jatim. “Kami mohon dukungan, support untuk menjadi ketua Muaythai Jatim,” tuturnya di hadapan peserta Musprovlub MI Jatim.

Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur Baso Juherman bersama jajaran pengurus akan bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi. (KONI Jawa Timur)

Lebih lanjut dia menyampaikan harapan agar Muaythai Jatim selalu kompak dan semangat melakukan pembinaan serta dapat membawa prestasi nasional dan internasional.

“Saya akan tegak lurus pimpin Muaythai Jatim, yang utama dan penting prestasi harus terbaik. Tak ada kecurangan-kecurangan dan aturan harus ditegakan,” tegas pria yang sebelumnya Ketua Pengkot MI Surabaya ini.

Baso Juherman mengaku, dirinya dan pengurus akan langsung tancap gas demi mengejar prestasi. “Nyallakan Muaythai Indonesia dari Jatim. Banyak agenda kedepan yang sudah menunggu. Salah satunya PON 2024,” tekadnya.

Di sisi lain, Baso Juherman juga akan segera meluaskan pengurus di 38 pengurus MI se Jatim harus ada semua. Masih ada 14 kabupaten/kota yang belum memiliki kepengurusan.

“Nanti saya dan pengurus akan segera koordinasi dengan KONI di kabupaten dan kota agar 38 daerah di Jatim harus lengkap,” pungkasnya. (eka)

BAGIKAN