Tes Atlet Program DBON Dimulai

47
Salah satu atlet melalui tahapan tes program DBON di Unesa dipersiapkan untuk atlet Olimpiade

Cabor Atletik, Panahan, Taekwondo dan Renang

SURABAYA – Program pembinaan atlet Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) digelar akhir Juli 2022. Kali ini, hanya peserta  memenuhi kualifikasi yang diterima. 

Tim DBON, Prof. Dr. Hari Setijono, M.Pd., menjelaskan, seleksi tersebut terdiri dari berbagai rangkaian tes dengan sistem gugur. Tahap pertama, peserta mengikuti tes mencakup tiga aspek. Yaitu, ada tes antropometri, tes kesehatan dan tes kemampuan fisik. Untuk dua tes pertama, diselenggarakan di Gedung T4 Fakultas Ilmu Olahraga (FIO), tes biomotor diselenggarakan di Gor Futsal Internasional Unesa.

Total ada 480 pendaftar, program pembinaan DBON. Sebanyak 73 peserta, di antaranya mengikuti seleksi di Unesa. Seleksi cabang olahraga (cabor) binaan Unesa, diantaranya Atletik, Panahan, Taekwondo dan Renang. Keempatnya masuk dalam 14 cabor yang disiapkan untuk olimpiade ke depan.

“Tes skill besok fokus ke tes bakat atau keterampilan peserta dalam cabor pilihannya masing-masing. Kalau yang pilih cabor renang yang di tes kemampuan renangnya, kalau cabor panahan ya tes skill panahan,” ujar Setijono, Senin (18/7/2022).

Menurutnya lolos tes skill, peserta akan masuk ke tahap seleksi akhir, yaitu tes psikologi. Seleksi ini dimaksudkan untuk melihat bakat dan mental anak-anak dari sisi psikologisnya. 

“Ini kan butuh peserta yang mandiri juga, karena sistem pembinaannya fokus dan jauh dari orang tua. Jadinya memang harus dilihat dari berbagai aspek,” kata Setijono.

Setelah tahapan seleksi, peserta yang lolos akan diumumkan pada 21 Juli 2022 dan mulai masuk program pembinaan pada 27 Juli 2022. “Seleksi tidak berdasarkan kuota penerimaan peserta, tetapi benar-benar berdasarkan kualifikasi yang ditentukan. Karena, seleksi melibatkan tim DBON Kemenpora dan tim pakar dari induk-induk cabor,” pungkas Setijono. (ega)

BAGIKAN