Kota Surabaya Kawin Emas Bola Voli Porprov VII

30
Atlet bola voli Kota Surabaya (hijau) saat melakukan smash. (Foto: Istimewa)

Tim bola voli Kota Surabaya berpesta di GOR PKPSO, Jember, Jumat (1/7). Baik tim putra maupun putri berhasil meraih emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur.

Tim putra dan putri Kota Surabaya menghadapi lawan dari daerah yang sama di laga final, yaitu tetangga dekat mereka Kabupaten Sidoarjo.

Tim putri, yang bertanding lebih dulu, harus menyelesaikan laga lewat lima set. Sempat tertinggal 19-25 di set pertama, Kota Surabaya membalikkan keadaan dengan unggul 25-22 di set kedua dan ketiga.

Di set keempat Kota Surabaya kecolongan 19-25. Beruntung, di set penentu mereka unggul 15-10 dan mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2.

Tim bola voli putri Kota Surabaya merayakan kemenangan mereka atas Sidoarjo di final bola voli putri Porprov Jatim VII/2022. (Foto: Y. Wahyudi/KONI Jatim)

“Memang sangat berat, dalam arti kalau sudah masuk Porprov semua lawan berat,” kata pelatih tim putri Kota Surabaya, Labib. “Sekarang pun lawan Sidoarjo sangat berat, tapi alhamdulillah kami bisa hemat tenaga sebaik mungkin,” imbuhnya.

“Kami modal semangat sama set piece. Kalau set pertama kami kalah karena service terlalu lemah, set kedua kami berani, ketiga juga. Skor 3-2 kami berutung, dengan kondisi kami capek, Kab Sidoarjo juga capek.”

Sementara itu, langkah tim putra Kota Surabaya tampak lebih mulus. Mereka menang tiga set langsung 26-24, 25-17 dan 25-23.

Pelatih tim putra Kota Surabaya, Ibarsyah Djanu Tjahyono menyebut anak didiknya punya fighting spirit tinggi. Mereka berambisi mempersembahkan medali emas untuk Kota Surabaya.

“Putra lama tidak juara di Porprov. Jadi kami bertekad, melakukan persiapan meski belum ada sinyal dari KONI Surabaya kami tetap latihan terus,” kata Ibar.

“Sebenarnya ada plus minus, tapi karena kami tetap kasih motivasi, main lepas, nggak usah mikir apa apa, yang penting ambil poin sampai selesai. Dan anak-anak menjalankan instruksi dengan baik.”

Sementara itu, meski kalah, pelatih tim bola voli putra Kabupaten Sidoarjo, Lardi tetap mengapresiasi anak didiknya,

“Sebetulnya adik-adik sudah berjuang maksimal. Tapi mungkin yang terbaik belum berkehendak pada kami. Anak-anak sudah luar biasa, keberuntungan belum berpihak,” ujar pelatih klub Indomaret itu.

BAGIKAN