Tim Sepak Bola Putri Banyuwangi Ukir Sejarah Porprov Jatim 2022 dengan Raihan Emas

25

Kabupaten Banyuwangi mengukir sejarah di sepakbola Jawa Timur. Kabupaten paling timur di Pulau Jawa ini keluar sebagai juara sepakbola putri Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2022 Jatim.

Tim putri Banyuwangi memenangi laga final sepakbola putri Porprov VII/2022 Jatim saat lawan Bondowoso dengan skor 5-0 di partai final yang dilangsungkan di Stadion Notohadinegoro Jember, Jumat (1/7/2022) sore.

Banyuwangi unggul kualitas permainan saat menghadapi Bondowoso. Tim polesan Nasrul unggal dalam penguasaan bola dan mengendalikan jalannya pertandingan.

Kontrol bola, skema dan ritme permainan yang dipertontonkan anak-anak Banyuwangi lebih tertata dan terencana. Tim Banyuwangi juga lebih berani dalam melakukan duel dan banyak menyerang guna membuat terciptanya gol.

Unggul kualitas permainan membuat tim Banyuwangi sudah unggul 4-0 di babak pertama atas Bondowoso yang lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Keempat gol Banyuwangi di babak pertama dihasilkan melalui Peni Maisaroh menit 5, Sherly Arista menit 28, Natasya Kumala menit 37, dan Innes Aditya menit 45.

Masuk ke babak kedua, kendali permainan masih dikuasai Banyuwangi.

Pemain dan ofisial Kabupaten Banyuwangi merayakan kemenangan mereka di final sepak bola putri Porprov VII Jatim 2022. (Foto: Istimewa)

Natasya Kumala dkk mengurung pemain Bondowoso hingga separo lapangan. Tekanan yang dibuat Banyuwangi bikin pemain Bondowoso kesulitan membuat gol. Apalagi, serangan yang coba dibangun sulit menembus kotak penalti Banyuwangi.

Kendati menguasai babak kedua, Banyuwangi hanya mampu menambah satu gol melalui sambaran kaki kiri Intan Eka Santi pada menit ke-87.

Kemenangan 5-0 atas Bondowoso membawa Banyuwangi juara sekaligus meraih medali emas sepakbola putri Porprov VII/2022 Jatim.

Bondowoso yang kalah harus puas membawa pulang medali perak. Sedangkan medali perunggu jadi milik tim putri Lamongan.

Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Dyan Puspito Rini meminta, para pemain sepakbola putri terus bersemangat meningkatkan dan mengembangkan kemampuannya.

“Sepakbola putri tidak akan berhenti di Pororov saja. Ini awal dari pembinaan, ke depan harus terus lebih baik lagi. Sepakbola putri Jatim untuk Indonesia,” sebut Dyan Puspito Rindi di Stadion Notohadinegoro Jember.

Ririn -panggilan Dyan Puspito Rindi- menuturkan, ke depan sepakbola putri masih terus jalan dan tumbuh. Pemain harus selalu semangat menggapai cita-citanya.

“Semuanya harus semangat menang. Sepakbola putri Jatim harus juara PON 2024 di Aceh dan Sumut (Sumatera Utara),” ucap Ririn.

“Saya merasa berterima kasih kepada semuanya karena Jember dipercaya menjadi tuan rumah sepakbola Porprov,” tutur Try Sandi Apriana.

Try Sandi mengaku bangga atas keikutsertaan 8 tim sepakbola putri yang bertanding di Jember hingga final.

“Selamat kepada Banyuwangi, Bondowoso, Lamongan dan tim lainnya. Kalian sudah mengharumkan nama kabupaten masing-masing,” terang Try Sandi.

BAGIKAN