Raih Medali Emas Pertama, Bupati Tuban Janjikan Bonus Rp 20 Juta

34

Lumajang – Dari cabang olah raga Gulat, tiga kelas gaya bebas putri telah dirampungkan pada hari pertama di GOR Graha Surya Mahameru, Lumajang, Minggu (26/6b).

Gulat gaya bebas dipertandingkan antara pegulat dengan berat badan 43 kg yang dimenangkan Pipit Nur dari Kabupaten Tuban mendapatkan medali emas, di susul juara kedua mendapatkan medali perak dari Kabupaten Mojokerto Khusnul Latifah sedangkan juara ketiga mendapatkan medali perunggu Karunia Tita dari Kab Malang dan Athaya Salsabila kota Surabaya.

Sedangkan untuk pegulat dengan berat badan 46 kg dimenangkan oleh Rizqi Nur dari Kabupaten Malang, disusul Okta Amelia dari Kabupaten Blitar, dan disusul Dwi Wahyu dari Kabupaten Tuban, lalu Syifa Anisah dari Kota Malang dan Syifa Anisah dari Kota Malang.

Sementara pegulat dengan berat badan 50kg juara pertama Laili Rahmawati dari Kabupaten Malang, disusul Naomi dari Kabupaten Lamongan, dan juara ketiga Putri Ananta dari Kabupaten Tuban, Syifa Anisah dari Kota Malang.

Aditya Halindra Faridzky, Bupati Tuban mengatakan jika berkat kerja keras semua atletnya, Kabupaten Tuban berhasil mendapatkan satu medali emas pertama di cabang olah raga Gulat. Dengan pretasi ini diharapkan bisa menjadi satu inspirasi bagi para atlet lainnya untuk berprestasi dan pihaknya sebagai pihak pemerintah kabupaten Tuban mensuport penuh salah satunya bonus kepada atlet.

Adit sapaan akrab bupati Tuban ini tidak menutup mata dengan bonus yang akan diberikan kepada para atletnya, bupati termuda ini menjanjikan akan memberikan bonus atlet yang mendapat medali emas sebesar Rp 20 juta , medali perak Rp 10 juta dan perunggu Rp 5 juta.

“Bonus sudah kita siapkan berdasarkan poin yang diperoleh atlet perpoinnya 5 juta rupiah jadi kalau emas itu 4 poin jika dikalkulasikan menjadi 20 juta, sedangkan perunggu 2 poin sebesar 10 juta rupiah dan perunggu satu poin sebesar 5 juta rupiah,” jelasnya.(*)

BAGIKAN