Ketua KONI : Saya Bangga Prestasi Dua Wushu Asal Jatim Meraih Emas

87
Drs. M. Nabil, M.Si, ketua umum KONI Jatim

Seraf Naro Siregar dan Alisya Mellynar

SURABAYA – Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, mengaku bangga dan gembira dengan prestasi dua atlet Wushu Jatim, meraih medali emas. Dua atlet Jatim, yakni Seraf Naro Siregar dan Alisya Mellynar.

“Saya bersyukur dua atlet Wushu Jatim, dipanggil ikut SEA Games, keduanya meraih medali emas. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami yang sudah membina mereka sejak junior, terutama pelatih Sherly Hudiono sejak junior dan hingga saat ini menangani mereka. Meskipun Sherly tidak ikut SEA Games, tapi peran dia tentu sangat besar untuk kesuksesan Allysa dan Seraf Naro,” kata Nabil, Minggu (15/5/2022).

Menurut Nabil, KONI Jatim juga sangat berterima kasih kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa, selama ini punya perhatian dengan atlet-atlet Jatim. Bahkan, mungkin hanya gubernur Jatim saja selama ini selalu memberikan tali asih kepada atlet-atlet Jatim ke event internasional, termasuk SEA Games ini.

“Setahu saya hanya gubernur Jatim yang memberikan sangu kepada atlet-atlet Jatim, bila memperkuat kontingen Indonesia. Kami sangat bangga dan terima kasih atas perhatian ini,” tambah Nabil.

Dengan tambahan emas dari cabang olahraga wushu, maka Indonesia hingga saat ini sudah mengemas 15 medali emas di SEA Games Vietnam.

Seraf Naro, turun di nomor taolu daoshu dan gunshu putra, menjadi pengumpul poin tertinggi di antara sembilan peserta di nomor yang sama. Dari dua sesi, Seraf mengoleksi 19,42 poin.

Medali perak diperoleh atlet Singapura, Jowen Si Wei Lim, sedangakan perunggu direbut wakil Malaysia Wai Kin Yeap.

Andalan Indonesia lain di nomor yang sama, Edgar Xavier Marvelo, menempati peringkat kelima dengan 19,15 poin.

Sementara Harris Horatius, meraih medali perunggu cabang wushu nomor taolu nangun putra. Harris menempati peringkat ketiga dengan 9,69 poin. Sementara, peraih medali emas Thein Than Oo asal Myanmar mengloksi 9,71 poin. Atlet tuan rumah, Quoc Khanh Pham, menduduki peringkat kedua dengan 9,70 poin.

Sebelumnya, Nandhira Mariskha meraih perak di nomor taolu changquan putri. Nandhira mengemas 9,70 poin atau hanya kalah 0,01 poin dari atlet tuan rumha Thi Phuong Giang Hoang meraih emas. Medali perunggu di nomor yang sama juga jatuh ke tangan atlet tuan rumah, Thuy Vi Dong.

Sebelumnya, atlet Wushu Jatim lainnya Alisya Mellynar meraih emas pertama setelah mengumpulkan angka 9,71, berjarak dua poin di atas peraih perak atlet Singapura Agatha Chrystenz dengan 9,69, sementara peraih perunggu Sy Xuan Sydney dari Malaysia meraih 9,68. (*)

BAGIKAN