KONI Pusat Akui Pembinaan Olahraga Jatim Sudah Ideal

24

Surabaya – Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengapresiasi pembinaan olahraga prestasi di Jawa Timur (Jatim).
Menurutnya, kualitas pembinaan olahraga di Jatim dapat menjadi panutan berkat kinerja masyarakat olahraga prestasi, tak lain yang dipimpin KONI Provinsi beserta anggotanya. Kinerja baik juga berkat dukungan Pemerintah Provinsi Jatim.
Tak sungkan, Ketum KONI Pusat sebut KONI Jatim adalah KONI provinsi yang ideal.
“Saya rasa sudah saatnya Jawa Timur menjadi yang nomor satu, karena apa, karena KONI Jawa Timur ini KONI yang ideal,” kata Ketum KONI Pusat, Rabu (9/3).
Marciano menilai bahwa KONI Jatim memiliki pengurus dengan kompetensi yang baik, merupakan lumbung atlet terbaik Indonesia dan tentunya mendapatkan dukungan maksimal dari Pemprov.
Ini disampaikan Ketum KONI Pusat usai melantik dan mengukuhkan Ketum KONI Jatim masa bakti 2022-2026, M.Nabil beserta jajarannya.
Kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Dr. H. Emil Elestianto Dardak, itu diselenggarakan di Kantor Gubernur Jatim di Kota Surabaya, pada Hari Rabu tanggal 9 Maret 2022.

Selain itu, rasa terima kasih dan apresiasi disampaikan oleh Ketum KONI Pusat kepada Ketum KONI Jatim sebelumnya, Erlangga Satriagung. Jasa Erlangga luar biasa dalam mengantar atlet-atlet meraih prestasinya.

“Doa saya, untuk KONI Jawa Timur selalu ada di hati saudara-saudara sekalian. Saya titipkan agar KONI Jawa Timur dapat lebih berprestasi dari sekarang ini,” tutup Marciano.

Jatim masuk dalam tiga provinsi terbaik dalam urusan pembinaan olahraga prestasi. Hasil Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi indikator kinerja masyarakat olahraga provinsi beserta dukungan pemprovnya masing-masing. Sejak PON XVIII/2012 di Riau, Jatim konsisten berada di tiga besar.

Terakhir pada PON XX/2021 di Papua, Jatim meraih peringkat ketiga dengan 110 emas, 89 perak dan 88 perunggu.

Sebelumnya pada PON XIX/2016 di Jawa Barat, menempati peringkat kedua dengan perolehan 132 emas, 138 perak dan 134 perunggu. Saat PON XVIII/2012 di Riau, Jawa Timur berada di peringkat ketiga dengan 86 emas, 86 perak dan 84 perunggu.
Sementara Ketua Umum KONI Jatim, M Nabil mengatakan, tugas KONI Jatim sederhana, yaitu menjadi leading sector membawa nama baik Jatim dalam hal olahraga prestasi.
Meski begitu, ia juga targetkan atlet-atlet Jatim juga dapat menjadi atlet nasional Indonesia. Nabil bertekad agar Jatim terus menjadi provinsi yang terbesar dalam jumlah atlet yang mewakili Indonesia pada kompetisi internasional. Sampai saat ini, menurutnya sudah banyak atlet Jatim yang membela Merah Putih.

“Kita bersyukur dan pertahankan hal tersebut,” ujar Nabil bertekad atlet Jatim tak hanya mengharumkan provinsi namun juga Indonesia.
Sedangkan Wagub Jatim Emil Elestianto  Dardak mengakui tanggung jawab untuk menghasilkan atlet-atlet nasional adalah juga tanggung jawab Pemprov Jatim. “Ada 40 juta warga di Jawa Timur, sebagai provinsi terbesar kedua di Indonesia, kami memiliki tanggung jawab dalam pembinaan olahraga,” jelas Emil dalam sambutan.
Emil menilai kondisi pembinaan olahraga prestasi di Jatim  sudah baik. “Ekosistemnya sudah jalan tapi perlu kita tingkatkan,” katanya sembari mengajak sinergi antar organisasi dan lembaga terkait terutama KONI Jatim.(rak)

BAGIKAN