PABSI Jatim Gelar Kejurprov 2021

72
M Nabil, ketua harian KONI Jatim, bersama pengurus PABSI dan atlet angkat besi, di Kejurprov 2021

Libatkan Atlet Muda PPLP

SURABAYA – Kejurprov Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jawa Timur (Jatim) 2021, digeber di Surabaya, 7-9 Desember.

Ada yang spesial Kejurprov ini, lantaran melibatkan atlet muda Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi, atau Pusat Pendidikan Latihan olahraga Pelajar (PPLP).

Menurut Ketua Umum PABSI Jatim, Jeffry Tagore, keterlibatan atlet usia dini tak lain untuk memperkuat pembinaan angkat besi di Jatim. Sebab, berkaca pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua, banyak atlet muda dari provinsi lain bermunculan dan berhasil meraih prestasi.

Gelaran PON Papua, kata Jeffry, tercatat prestasi angkat besi Jatim menurun, hanya meraih satu emas, tiga perak dan empat perunggu. Berbeda jauh, dari raihan PON Jawa Barat (Jabar) 2016, yakni empat emas, satu perak dan tiga perunggu.

“Kenapa anak asuh saya kalah sama atlet muda Jambi? Kami menganalisa ternyata kontingen lain itu, fondasi utamanya bukan Puslatda, tapi SPOP dan PPLP. Nah, kami menilai benar. Ini adalah tulang punggung kita. Kalau mau berhasil di PON, maka ini harus bisa berjalan dan bersinergi,” ungkap Jeffry, Rabu (8/12/ 2021).

Kemudian, lanjut ia, di PON lalu ada beberapa atlet andalan sudah pensiun, seperti Dedy Aprianto, Sandow Nasution dan Reynaldi.

Ke depan, Jeffry akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, untuk memperkuat pembinaan angkat besi di SPOP dan PPLP. Termasuk dengan pengurus cabang. Sebab, pembinaan awal ada di masing-masing daerah.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Jatim, M Nabil menyampaikan, ajang ini sangat penting untuk melakukan pembinaan. Terpenting, untuk menyiapkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (tim)

BAGIKAN