M Nabil : Rektor Unesa Luar Biasa dan Gila

710
M Nabil, ketua harian KONI Jatim

Bonus Prestasi Mahasiswa Atlet PON Papua Bebas Skripsi

SURABAYA – M Nabil, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur (Jatim), mengaku bahwa rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), mengeluarkan keputusan luar biasa, bahkan gila. 

Betapa tidak, mahasiswa Unesa sekaligus atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua, peraih medali dibebaskan dari skripsi dan tesis.  

“Ini merupakan ide original dari dunia pendidikan, dalam memberi apresiasi kepada mahasiswa berhasil meraih prestasi. Jadi ketika ada keputusan Rektor Unesa memberi apresiasi (bebas skripsi) ke atlet, hal itu dedikasi rektor terhadap olahraga. Itu keputusan gila dan luar biasa,” kata Nabil, Rabu (3/11/2021).

Tak hanya itu saja, Rektor Unesa Prof Nur Hasan juga memberi bonus tambahan kepada tiga atlet, yakni Adinda Larasati Kirana Dewi berupa beasiswa penuh sampai jenjang S3, menjadi asisten dosen. Jaminan menjadi dosen Unesa. 

Kemudian, Dea Salsabila peraih emas terbanyak di Sea Games 2019, dan peraih emas di PON Papua, mendapat jaminan untuk menjadi dosen. Ketiga, Wahyu Anggoro atlet selam, mendapat beasiswa S2, serta bebas mengikuti tes toefl syarat untuk dapat mengambil ijazah.

Nabil menyatakan, pemberian bonus rektor Unesa kepada mahasiswanya peraih medali di PON, proporsional dan logis. Lantaran, para atlet tidak tanggung-tanggung untuk mengharumkan nama daerah maupun Indonesia.

“Jangan sampai kita mendzalimi atlet. Dia sudah berkorban menunda kuliah, menunda kelulusan, menunda menikah, menunda hamil. Kita harus beri apresiasi spesial seperti yang ditunjukkan pak rektor. Dan itu menunjukkan negara hadir di olahraga. Potret mininya seperti ini,” jelasnya.

Harapan Nabil, pemerintah dapat melihat upaya yang dilakukan Unesa, dan cukup layak menjadi pilot project. Setidaknya, Mendikbud harus membuat kebijakan khusus bagi atlet profesional. “Jangan sampai karena kekakuan sistem pendidikan kita, mematikan prestasi olahraga.” (tim)

BAGIKAN