Erlangga: Jangan Lengah, Wajib Taati Prokes

38
Ketua KONI Jatim Erlangga Satiagung dan Jelena Sandra, peraih emas alat balok keseimbangan

SENTANI – KONI Jawa Timur (Jatim) mewanti-wanti seluruh atlet dan official untuk menaati protokol kesehatan selama Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua. Mereka diharamkan untuk lengah. Sebab sudah ada atlet Jatim yang terjangkit di PON.

PON Papua digelar saat pandemi Covid-19 di Indonesia belum tuntas. Pelaksanaannya dilakukan dengan protokol kesehatan sangat ketat. Sebelum tiba di Papua, seluruh anggota kontingen harus dites swab PCR terlebih dahulu. Selain itu, para atlet juga dites swab sehari sebelum pertandingan.,

Meski demikian, masih ditemukan kasus positif Covid-19 di kalangan atlet, pelatih, dan official. Rata-rata diketahui saat mereka akan kembali ke daerahnya masing-masing. Sebelum meninggalkan Papua, mereka memang dites swab terlebih dahulu.

Kemudian ditemukan 29 atlet, pelatih, dan official dinyatakan positif Covid-19. Mereka tersebar di seluruh klaster, yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika. Ada empat anggota kontingen kami yang terpapar. Atlet Judo kami juga terpapar, tapi mereka sudah negatif dan sudah pulang. Alhamdulillah, yang lainnya sehat dan tidak terpapar,” kata Erlangga Satriagung, Ketua KONI Jatim.

Untuk itu, Erlangga mengimbau seluruh kontingen Jatim untuk menjaga kesehatan dengan menaati protokol kesehatan. “Taati prokes. Jangan lengah. Makanan dan nutrisi harus terpenuhi. Jangan ada yang diet atau semacamnya. Itu bisa bahaya. Nutrisinya harus dipenuhi demi ketahanan tubuh mereka,” pinta mantan atlet aeromodeling itu.

Untuk memantau serta menjaga kondisi atlet dan seluruh kontingen, KONI Jatim memboyong tim kesehatan dan tim gizi ke Papua. Tugasnya untuk memastikan atlet dalam kondisi sehat. Memantau gizi dan nutrisinya agar terpenuhi. Juga termasuk memantau makanan yang dikonsumsi atlet sebelum bertanding. (tim)