Muay Thai Jatim Raih 1 Perak dan 3 Perunggu

20
Galih Bangkit (biru) gagal meraih medali emas di kelas 45 kg. Ia dikalahkan atlet Papua M. Bayan Hamid. (Foto: Syaiful/KONI Jatim)

SENTANI – Dari cabang muay thai, tim Jatim gagal mencapai target dua emas. Anak asuh Agus Irawan tersebut hanya mendapat satu perak dan tiga perunggu.

Sekeping perak dipersembahkan Galih Bangkit dari kelas 45 kg. Dalam partai final di GOR STT GIDI, Kabupaten Jayapura, Minggu (3/10) siang, Galih tumbang di tangan wakil tuan rumah, M. Bayan Hamid.

“Apa pun hasilnya, saya bersyukur. Saya dan lawan sebenarnya sudah pernah bertemu di uji tanding. Kami sudah tahu kekuatan masing-masing. Saya hanya kalah tipis darinya,” aku Galih Bangkit.

Jika dibandingkan dua pertandingan sebelumnya, Galih tampak lebih terburu-buru di partai ini. Galih beralasan bahwa ia berusaha menang tko atas tuan rumah.

Aldento Brilian juga tanding di final nomor wai khru (seni), kemarin. Sayang ia hanya mendapatkan perunggu. Dua perunggu lainnya peroleh Febri Arwanda (kelas 54 kg) dan Abdul Rohman (kelas 60 kg). (tim)