Sepatu Roda Akhirnya Curi Emas

25
Atlet sepatu roda Jatim merebut medali emas di nomor rellay 3.000 putra.

JAYAPURA – Tim sepatu roda Jawa Timur (Jatim) melengkapi perolehan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. Setelah sebelumnya mendapatkan 1 perak dan 2 perunggu, kontingen Jatim akhirnya sukses mencuri medali emas. Yakni di nomor 3.000 rellay putra.

Jitasabha Nikko Amrullah, Muhammad Habib Aulia, Raffiuddin Helmi, dan Yossy Aditya Nugraha berdiri di podium juara setelah menorehkan catatan waktu 04.19.225 detik. Tim Jatim unggul tipis (+ 0.035 detik) dari DKI Jakarta yang diperkuat Barjani Mahesa Putra, Jurnalis Nurhakim Baharizki, Syah Arya Fikri Prasetiya Bogar, dan Tias Andiri. Mereka menorehkan catatan waktu 04.19.260 detik. Lalu di urutan ketiga diduduki tim Jawa Barat (Jabar) Aiko Eugenius Laksono, Azmi Al Ghiffari Jayadi, Elvio Augurius Laksono, dan Radika Rais Ananda. Catatan waktunya 04.19.296 detik.

Pelatih sepatu roda Jatim Rizafalah mengatakan, perolehan medali emas membangkitkan semangat atletnya. Terutama untuk 2 nomor lagi yang akan dipertandingkan. Yakni, marathon 42.000 meter dan individual time trial (ITT). Rencananya, kedua nomor dipertandingkan pada 1 Oktober dan 3 Oktober 2021.

“Saya harap bisa mengambil di dua nomor ini, terutama putra,” harapnya usai pertandingan di lintasan sepatu roda Bumi Perkemahan Waena atau Klemen Tinal Roller Sport Stadium, Jayapura, Papua, Kamis (30/9/2021).

Sementara di nomor rellay 3.000 putri, tim DKI Jakarta tampil sebagai juara. Alifia Meidia Namasta, Yemima Lovelly Lauretha, Naura Rahmadija Hartanti, dan Farah Amalia Salsabila Putri mencatatkan waktu tercepat raihan 04.19.225 detik.

Medali perak direbut tim tuan rumah Papua. Dhinda Salsabila, Deistaliana Stegrian, Ghea Ivana Kusuma Rachman, dan Nabila Rahman menorehkan waktu 04.41.300 detik. Sedangkan medali perunggu diraih tim Jabar dengan catatan waktu 04.41.486 detik. Adapun kontingen Jabar diperkuat Alda Riyani Arisman, Fathiyya Luh Nik Heryadie, Salma Falya Niluh Heryadie, dan Sheilla Mafitra Dewi.(tim)