Sepak Takraw Tembus Final

11
Tim sepak takraw putri Jatim menghadapi tim Papua di babak semifinal PON XX 2021.

JAYAPURA – Kontingen Jawa Timur (Jatim) mengamankan tiket final cabang olahraga (cabor) sepak takraw nomor tim double event di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. Baik untuk sektor putra maupun putri. Peluang untuk mengawinkan medali emas pun terbuka lebar.

Babak semifinal nomor tim double event berlangsung di GOR Trikora Uncen, Kota Jayapura, Selasa (29/9/2021). Tim sepak takraw putri Jatim berhasil mengalahkan Papua dengan skor 2-0. Sedangkan tim putra Jatim juga mengalahkan Papua dengan skor 2-0.

Selanjutnya, babak final akan berlangsung Rabu (30/9/2021). Tim putri Jatim akan berhadapan dengan DKI Jakarta. Sedangkan tim putra Jatim melawan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pelatih sepak takraw putra Jatim Muhammad Khabib mengatakan, partai final akan berlangsung seru. Pasalnya, Sulsel diperkuat pemain nasional.

Kendati demikian, ia tetap optimistis Saiful Rijal dan kawan-kawan bisa merebut medali emas. Dengan catatan para atlet bermain tenang dan fokus selama pertandingan. “Saya berharap anak-anak tetap fight untuk bisa meraih medali emas,” katanya.

Sementara itu, tim putri Jatim harus bekerja ekstra keras untuk mengalahkan tuan rumah di babak semifinal. Tim pertama,Papua menurunkan pasangan Dina dan Maria Asaribab melawan Rini Susanti dan Mega Citra (Jatim) dengan skor 10-21, 12-21. Tim kedua, Papua menurunkan pasangan Yuli Pakombong dan Mince Korwa melawan Siti Juwariyah dan Aulia Febriani dengan skor 15-21, 13-21.

Meski bertindak sebagai tuan rumah, namun tim asuhan Ahmad Yamin tidak mampu mengatasi permainan skuad Jatim yang tampil gemilang sejak pertandingan dimulai. Pelatih tim Sepak Takraw putri Jatim Darul Khori mengapresiasi anak asuhnya yang tampil gemilang. “Syukurlah, kami bisa melaju kebabak final,” ucapnya.

Ia mengakui materi pemain yang dimiliki Papua telah mengalami kemajuan. “Saya belum tahu materi pemain Papua sebelumnya. Tetapi pemain yang saat ini bagus, apalagi ada pemain asli Papua,” katanya.

Darul juga optimistis atletnya bisa meraih medali emas. “Nomor ini spesial kami. Jadi kami target raih medali emas,” pungkasnya.(tim)