Jatim Siapkan Akomodasi Alternatif

Gubernur Khofifah menyerahkan bendera kontingen ke Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung

SURABAYA – Agar para atlet nyaman dan aman selama di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua , kontingen Jawa Timur (Jatim) sudah mempersiapkan akomodasi dan transportasi alternatif.

Panitia Besar (PB) PON sebenarnya sudah memberikan akomodasi dan transportasi untuk kontingen yang berlaga di PON Papua. Akomodasi tersebut disesuaikan dengan cabang olahraga (cabor) yang diikuti. Karena jumlah yang terbatas, maka proses huni dilakukan secara bergantian.

“Memang, PON Papua secara resmi dibuka pada 2 Oktober. Tapi ada sejumlah cabang yang dimulai sebelum itu. Bahkan ada yang selesai 5 Oktober. Setelah itu mereka dapat pulang ke daerahnya masing-masing. Lalu huniannya akan diisi atlet dari cabang lain,” jelas Wakil Ketua Umum KONI Irmantara Subagio.

Khusus untuk kontingen Jatim, tim akomodasi KONI Jatim telah menyurvei dan memetakan lokasi penginapan alternatif di empat kota tuan rumah PON Papua.

“Apabila atlet merasa tidak terlalu nyaman dengan akomodasi yang disediakan penyelenggara, kami sudah mempersiapkan alternatif supaya mereka merasa nyaman selama di Papua nanti,” imbuh Ibag, sapaan akrabnya.

Dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini menggarisbawahi. Selain faktor kenyamanan, terdapat alasan lain yang membuat atlet Jatim dapat menggunakan akomodasi alternatif. Salah satunya jarak antara penginapan ke venue pertandingan. “Alternatif transportasi juga disediakan, di luar fasilitas dari PB PON,” kata eks atlet tenis lapangan ini.

Sementara, sejumlah atlet Jatim sudah bertolak lebih awal ke Papua. Seperti atlet dari cabor dayung, gantole, dan renang laut. Mereka berangkat jauh hari untuk beradaptasi dengan medan tandingnya. (tim)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*