Eko Yuli Sumbang Perak untuk Indonesia

TOKYO – Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan meraih medali perak di Olimpiade Tokyo, Minggu (25/7). Sukses ini menjadi kado ulang tahun Eko ke-32. Ia genap berusia 32 tahun pada Sabtu (24/7) kemarin.

Tampil sebagai kandidat peraih medali emas bersama atlet asal China, Li Fabin di kelas 61 kg, Eko Yuli sudah memperlihatkan penampilan apik sejak angkatan snatch dimulai. Terbukti Eko Yuli sanggup mengangkat 137 kg di percobaan pertamanya.

Eko Yuli lantas tersenyum semringah saat berhasil mengangkat 137 kg pada angkatan snatch. Daya juangnya masih terlihat luar biasa meski kini sudah berusia 32 tahun.

Sayangnya, pada percobaan kedua dan ketiga ketika Eko Yuli dihadapkan dengan berat 141 kg, ia justru gagal. Alhasil, 137 kg menjadi pencapaian terbaik Eko Yuli di angkatan snatch, sedangkan Li Fabin sukses mencatatkan 141 kg.

Pada sesi clean and jerk, Eko Yuli lagi-lagi berhasil melakukan pengangkatan di percobaan pertamanya, dengan berat 165 kg. Namun, pada percobaan kedua dan ketiga Eko Yuli kembali gagal di angka 177.

Dengan hasil total 302 kg dari angkatan snatch dan clean and jerk itu, maka Eko Yuli berhak membawa pulang medali perak untuk dijadikan kado ulang tahunnya. Eko Yuli hanya kalah dari Li Fabin yang meraih medali emas dengan total angkatan 313 kg. (okz/tim)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*