Porprov: Jembatan Menuju Multi-Event Dunia

3

SURABAYA – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) telah menjadi salah satu backbone pembinaan olahraga di Jawa Timur (Jatim). Porprov adalah jembatan sekaligus pintu masuk menuju event dengan level serta skala yang lebih besar.

Jatim kali pertama menggelar Porprov pada 2007 silam. Selama kurang lebih 12 tahun tersebut, banyak atlet hebat yang muncul. Kemudian mereka menjadi andalan Jatim, dan selanjutnya menjadi ujung tombak Indonesia di kancah internasional.

Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung mengatakan, pembibitan yang kontinu adalah salah satu kunci sukses Jatim menjadi provinsi yang selalu memberikan kontribusi medali kepada kontingen Indonesia di event internasional.

“Pembibitan ini dilakukan oleh semua pemerintah kabupaten dan kota. Pembibitan ini memerlukan orientasi. Orientasinya adalah bagaimana mencapai puncak prestasi di Porprov,” jelasnya.

“Kalau tidak ada Porprov, kami khawatir pembibitan di kabupaten dan kota terjadi disorientasi,” imbuh Erlangga. Sementara atlet dari kota dan kabupaten tak bisa ujuk-ujuk mewakili Jatim atau Indonesia di event yang lebih besar.

“Karena mengukur hasil pembinaan adalah di ajang prestasi, kan tidak bisa langsung ke PON. Karena itu dibuat lah Porprov yang levelnya provinsi. Sehingga semua kabupaten dan kota bersemangat untuk berkompetisi yang Porprov,” tutur Erlangga.(va)

BAGIKAN