Tes Atlet dan Pelatih Puslatda

1
erlangga satriagung

SURABAYA – Pemusatan Latihan Deaerah (Puslatda) Jatim, dijadwalkan bulan depan. KONI Jatim, usai melakukan tes fisik dan kesehatan bagi para calon atlet, dilanjutkan tes calon pelatih.

Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung mengatakan, para atlet dan pelatih penghuni Puslatda akan dilakukan tes fisik dan kesehatan.

“Kami harus menggelar Puslatda supaya atlet yang berhasil meraih medali di PON 2016 kemarin memiliki kegiatan. Dengan demikian kemampuan mereka tetap terjaga,” jelas Erlangga.

Menurut Kabid Binpres KONI Jatim, Dudi Harjantoro, seluruh calon pelatih Puslatda wajib menjalani tes dan menunjukkan sertifikat kepelatihan dihadapan penguji.
Penguji pelatih KONI Jatim, terdiri dari Dudi Harjantoro (Kabid Binpres), Irmantara Subagyo (Wakil Ketua Umum IV), Dr Imade Sriundi Mahardika (Unesa) dan Mahfud Ibarsyah (pelatih).

“Para calon pelatih itu harus bisa membuat program latihan dan memahami metode pelatihan. Kita juga bekerjasama dengan pihak pengprov masing-masing cabang olahraga. Jadi mereka yang nantinya terpilih harus memiliki kompetensi di bidangnya,” kata Dudi Harjantoro.

Ia mengakui, kualitas para pelatih itu sudah cukup mumpumi, rata-rata mereka juga mantan atlet berprestasi. Tapi karena KONI Jatim saat ini mengembangkan sport sains, maka calon pelatih harus menguasai teknologi olahraga yang kini semakin berkembang. “Sekarang semua berbasis kompetensi, jadi para calon pelatih itu juga harus mengerti dan menguasai sport sains,” kata Dudi.

Pelatih Senam Jatim Indra Sibarani, pihaknya mendukung penuh kegiatan ini. “Dari kegiatan ini KONI bisa menentukan dan memiliki pelatih yang layak untuk menjadi pelatih Puslatda,” katanya.

Menurut Indra, untuk cabang olahraga senam pihak Pengprov Persatuan Senam Indonesia (Persani) sudah mengirimkan pelatih terbaik untuk mengikuti tes kompetensi yang digelar oleh KONI. “Pelatih senam yang mengikuti tes ini sudah teruji dan memiliki pengalaman,” katanya. (ega)

BAGIKAN