Cabor PON Papua Belum Ditetapkan

5

SURABAYA – Tiga tahun ke depan, penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020, di Papua, hingga sekarang masih belum ditetapkan oleh Kemenpora dan KONI Pusat, berapa cabang olahraga (cabor) yang akan dilombakan.

Namun, kabar sudah berhembus bahwa cabor yang akan dilombakan pada PON Papua, merujuk pada event olimpiade, yakni setidaknya ada 28 cabor, 41 nomor 306 pertandingan (olimpiade Rio de Janeiro 2016, Brazil). Sementara, penyelenggaraan PON XIX/2016, Jabar, melombokan 44 cabor dan 65 nomor dengan 756 pertandingan.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung menyatakan, akan terjadi disorientasi bagi cabor yang tidak diikutkan dalam PON XX Papua. “Akan terjadi disorientasi cabor yang tidak terjun di PON. Ini akan menjadi masalah besar seluruh KONI se Indonesia,” ujar Erlangga.

Artinya, Erlangga khawatir terhadap seluruh atlet yang tidak ikut dalam PON XX Papua. Ia mencontohkan, bahwa atlet yang sudah berprestasi di cabang masing – masing akan menurun drastis, baik performa maupun mentalnya, bahkan bisa terpengaruh hal-hal negatif.

“Kita lihat saja, nggak sedikit yang bukan atlet saja bisa kena narkoba. Nah, kalau sudah atlet kena narkoba, lebih sulit memulihkan dan hancur masa depan, karena merasa prestasinya nggak ada kelanjutan,” keluhnya.

Tak pelak, Erlangga menyampaikan keluhan itu kepada Menpora, agar ditinjau kembali dan dikaji kembali bahwa cabor yang dilombakan tidak jauh dari PON XIX/2016, Jabar. “Yang penting sekarang dari kemenpora segera mengeluarkan SK, berapa cabor yang harus dilombakan nanti di PON Papua.”

Erlangga meneruskan, bahwa keluhan di atas sudah disampaikan kepada Menpora. Jawaban Menpora Imam Nahrawi saat itu, bahwa PON Papua, akan dikhususkan melombakan cabor olimpiade dan PON (setelah Papua) akan dilombakan khusus cabor non olimpiade.

Untuk itu, kata Erlangga, seluruh KONI di Indonesia masih tetap agar pihak Kemenpora dan KONI Pusat meninjau kembali wacana yang berhembus bahwa cabor PON Papua, merujuk pada olimpiade.

Perkiraan cabor yang tidak dilombakan di PON XX/2020, Papua sesuai Olimpiade Brazil 2016 : Karate, silat, selam, whusu, kempo, tenis lapangan, bowling, drumband, squash, paralayang, aero modeling, aerosport, terbang layang, layang gantung, terjun payung, balap motor, tarung derajat, kuda pacu, kriket, bridge, catur, dansa, biliar, panjat tebing.

Termasuk cabor Eksibisi PON 2016 Jabar : Basketball 3×3, Arung jeram, Barongsai, Bola tangan, Gateball, Korfball, Muay Thai, Pétanque, Rugbi, Soft tenis, Woodball, Yongmoodo.

Sementara, cabor yang dilombakan sesuai Olimpiade 2016, Rio de Janeiro – Brazil : Akuatik (Loncat indah, Renang Renang indah, Polo air), Panahan, Atletik, Bulu tangkis, Bola basket,Tinju, Dayung : (Kano, Slalom, Jarak pendek), Sepeda : (BMX, Sepeda gunung, Jalanan, Trek), Berkuda : (Dressage, Eventing, Jumping), Anggar, Hoki lapangan, Sepak bola, Golf, Senam : (Artistik, Irama, Trampolin), Bola tangan, Judo, Pentathlon modern, Rugbi sevens, Layar, Menembak, Tenis meja, Taekwondo, Tenis, Triathlon, Bola voli, Voli pantai, Angkat beban, Gulat : (Gaya bebas, Greco-Roman). (ega)

BAGIKAN