Sepak Takraw Dituntut Kerja Keras

2

SURABAYA – Status juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau tidak lantas membuat tim sepak takraw Jatim jumawa. Sebab, perjuangan sepak takraw Jatim untuk bisa mempertahankan prestasinya di PON XIX/2016 Jawa Barat dirasa cukup berat.

Di Riau, sepak takraw Jatim sukses meraih 5 medali emas dari 2 emas yang ditargetkan. Prestasi itu membuat mereka menjadi juara umum.

“Prestasi di PON sebelumnya cukup fenomenal, tapi pada PON nanti, Jatim harus kerja keras,” beber salah satu pembina olahraga sepak takraw Surabaya Sutejo, Minggu (10/4).

Pria yang juga ketua bidang pertandingan PSTI Jatim ini mengaku cukup berat bagi tim sepak takraw bumi Jer Basuki Mawa Bea ini bisa mempertahankan prestasinya di PON yang bergulir September mendatang.

“Saya pikir cukup berat ya, tim sepak takraw bisa mengulang sukses seperti yang diperoleh di PON 2012 Pekanbaru Riau. Dari dua emas yang ditargetkan, kita dapat lima medali emas dan sudah menjadi juara umum,” ungkap Sutejo.

Ditambahkannya, beban berat untuk memenuhi target tersebut dikarenakan kekuatan lawan dari sejumlah daerah sudah cukup bagus. Tuan rumah dan DKI Jakarta misalnya, patut diwaspadai tim sepak takraw Jatim.

“Saya pikir Jakarta dan tuan rumah PON memiliki pemain yang bagus. Jatim wajib waspadai,” tutup Sutejo.(va)

BAGIKAN