Pordasi Genjot Penuhi Target PON

2

PASURUAN – Jawa Timur (Jatim) terus memacu kuda-kuda yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/ Jawa Barat (Jabar), September mendatang. Hal ini untuk memenuhi target 3 medali emas yang dibebankan KONI Jatim. “Kami akan terus berusaha melakukan seleksi kuda – kuda Jatim, dengan mengikuti kejuaraan baik di tingkat daerah maupun nasional,” kata HM Ru’i, ketua Pordasi Jatim, di sela – sela kejuaraan pacuan kuda Jatim Derby 2016, di Gelanggang Pacuan Kuda Ki Ageng Sastro, Coban Joyo Kejayan, Pasuruan, Minggu (13/3/16).

Menurutnya, Pordasi Jatim masih terus membutuhkan support dari pemerintah terutama KONI Jatim selaku induk olahraga. Pasalnya, dalam kejuaraan yang digelar di Jatim tentu saja merupakan support bagi cabor berkuda yang bisa membangkitkan prestasi di tingkat nasional. “Kuda – kuda Jatim sangat diperhitungkan oleh daerah lain. Ini potensi yang membanggakan bagi Jatim,” ujar Ru’i.
Sementara, Kadispora Jatim, Supratomo hadir mewakili Gubernur Jatim berpesan, kepengurusan Pengprov Pordasi Jatim periode 2015 – 2019, pada Desember lalu dilantik, secara organisasi harus segera berbenah. Sebab, menurutnya agar target tiga medali emas di PON Jabar bisa tercapai. “Hasil Pra PON yang lalu merupakan modal yang bagus bagi kontingen Jatim, tinggal mengasah lagi agar tercapai tiga medali emas,” tambah Supratomo.
Pada kejuaraan Jatim Derby 2016, diikuti 6 propinsi yakni, Jabar, Jateng, DIY, Kalsel, NTT, dan tuan rumah Jatim. Dengan mempertandingkan 18 race untuk kelas nasional dan simulasi PON, ditambah kelas lokal 7 race.
]Kuda Liberty Eclipse, dari Eclipse Stabel Solo Jateng terdepan menggondol Piala Gubernur Jatim dalam kejuaaraan pacuan kuda tingkat nasional Jatim Derby 2016. Kemudian, kuda Matah Ati KPI, dari Aragon Stable Jabar juara I kelas A Terbuka 2000 m (nominasi PON) berhak atas piala KONI Jatim. Dan, kuda Pahbala, dari Gerry Stable NTT juara I kelas Remaja 1.400 m. (ega)

BAGIKAN