Situ Cipule Harus Dikeruk

2

Karawang – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Daddy Rohanady mengatakan arena cabang olahraga Dayung di Kabupaten Karawang, yakni Situ Cipule harus dilakukan pengerukan karena adanya pendangkalan yang dikarenakan berbagai hal seperti gulma.

“Berdasarkan hasil kunjungan kerja kami dan KONI kemarin ke Situ Cipule di Kabupaten Karawang yang dijadikan sebagai arena cabang olahraga dayung itu harus dikeruk karena pendangkalan. Jadi Gulma yang harus diangkat dari situ diperkirakan sekitar 70.000 meter kubik,” kata Daddy Rohanady di Bandung, Minggu.

Ia mengatakan sebagai mitra pemerintah di bidang olahraga maka pihaknya meminta pengerjaan arena pertandingan untuk Pekan Olahraga Nasional XIX/2016 segera dituntaskan.

“Terlebih, saat ini sudah memasuki tahun pelaksanaan sehingga waktu yang tersisa tidak banyak lagi,” katanya.

Menurut dia, pengerukan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat dengan nilai pengerjaan diprediksi sekitar Rp7,8 miliar.

“Untuk pengerukan situ tersebut akan dilakukan pascapenandatanganan kontrak dengan pemenang tender per tanggal 23 Maret 2016,” katanya.

Selain itu, kata dia, untuk menunjang venue cabor dayung inipun diperlukan sejumlah perbaikan jalan seperti perbaikan jalan di tepi situ sepanjang 1,7 kilometer.

Ia menuturkan, perbaikan jalan tersebut diperkirakan membutuhkan Rp1,5 miliar. “Namun pekerjaan pengangkatan gulma oleh Dinas PSDA harus dilakukan lebih dulu. Ini penting supaya tidak mengganggu perbaikan jalan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan di Kabupaten Karawang saat ini terdapat dua paket pembangunan jalan yang juga dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan PON.

“Dan keduanya adalah Jalan Walahar-Mulyasari senilai Rp6,1 miliar, dan Jalan Pinayungan-Curug sebesar Rp33,5 miliar,” katanya.

BAGIKAN