Tim Cari Turnamen Berkualitas Bukan Hadiah

SURABAYA–Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri jadi laga pembuka turnamen Piala Gubernur Jatim 2020. Pertandingan perdana ini akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (10/2) mulai pukul 15.00, dan disiarkan secara langsung oleh MNC TV.

Setelah pertandingan Persebaya vs Persik langsung digelar laga antara tuan rumah Madura United versus Bhayangkara United, dan juga disiarkan secara live oleh MNC TV. Setelah sempat vakum selama beberapa tahun, turnamen Piala Gubernur Jatim kembali digelar.

Piala Gubernur Jatim 2020 ini diikuti delapan tim dan akan dibagi menjadi dua grup. Yaitu Grup A terdiri dari Madura United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan Bhayangkara United, grup ini akan bermain di stadion Gelora Bangkalan, Madura.

Kemudian Grup B terdiri dari Arema FC, Persija Jakarta, Persela Lamongan, dan Sabah FA (Malaysia), grup B ini akan bermain di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. “Fix laga Persebaya vs Persik akan menjadi pembuka turnamen PIala Gubernur Jatim 2020 ini. Dan semua pertandingan akan disiarkan secara langsung oleh MNC TV,” terang Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, Sabtu (8/2).

Riyadh menambahkan, dengan terlibatnya stasiun televisi swasta nasional MNC TV menyiarkan secara langsung turnamen ini, membuktikan bahwa turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 ini bukan turnamen kaleng-kaleng. Karena tim-tim yang berpartisipasi adalah tim-tim elit yang ada di Indonesia.

Sementara ketika ditanya soal hadiah turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 yang total memperebutkan hadiah Rp 500 juta, atau lebih kecil dibandingkan turnamen-turnamen pra musim yang pernah ada, menurut Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Amir Burhannudin, inilah bedanya pagelaran Piala Gubernur Jatim.

Sebagai turnamen Pra Musim sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim yang sudah digelar sejak 2002, turnamen ini memang tidak pernah menyediakan hadiah yang wah. Tapi pesertanya selalu tim-tim elit.

“Turnamen ini digelar sejak 2002. Sempat tidak digelar pada 2011 karena saat itu ada dualisme PSSI. Kemudian terhenti pada 2015 karena adanya Piala Presiden. Jadi sudah lebih dari 15 tahun turnamen ini digelar. Kami tidak pernah menyediakan hadiah besar. Kemudian tim elit di Indonesia dan luar negeri kami undang, mereka bersedia ikut. Ini menandakan bahwa turnamen Piala Gubernur Jatim ini bagi mereka sangat penting sebagai ajang pra musim, mereka tidak melihat nilai hadiah. Lha inilah bedanya turnamen Piala Gubernur Jatim dengan piala gubernur-gubernur lainnya yang pernah ada di Indonesia,” jelas Amir.

Menurut Amir, sudah bisa menggelar turnamen pramusim sejak 2002 hingga sekarang masih eksis, itu sudah sangat luar biasa. “Ini menandakan gengsi turnamen ini bukan dari hadiahnya, tapi tim-tim yang berpartisipasi inilah yang menjadikan turnamen ini sangat bermanfaat,” tambahnya.

Amir berharap turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 ini menjadi hiburan bagi masyarakat yang rindu dengan digelarnya turnamen Piala Gubernur Jatim. “Selain itu, semoga turnamen ini juga menjadi laga pra musim berkualitas yang bisa dimanfaatkan tim-tim sebelum berlaga di kompetisi Liga 1 nanti,” tambah Amir.

Sementara Sekretaris Tim Arema FC, Sudarmaji, mengatakan timnya tidak terlalu mempermasalahkan soal nominal hadiah di turnamen Piala Gubernur Jatim 2020 ini. “Untuk turnamen Pra Musim, hadiah itu tidak penting. Yang penting di Piala Gubernur ini kami mendapat lawan-lawan berkualitas untuk ujicoba, dan ini kami dapatkan di Piala Gubernur, karena akhir Februari kami sudah berkompetisi. Dan saya pikir tim-tim lain juga sama dengan Arema FC, penting ujicoba lawan tim berkualitas dibandingkan hadiah,” tegas Sudarmaji.
Di tempat terpisah, manajer Persik Kediri, Benny Kurniawan, mengatakan Persik butuh ujicoba yang berkualitas agar bisa membaca kekuatan dan kelemahan di Liga 1 nanti.

“Kami tim promosi, harus bisa mengukur kekuatan dan kelemahan. Piala Gubernur ini jadi ajang ujicoba yang pas, karena semua lawan berkualitas. Kami satu grup dengan Madura United, Persebaya, dan Bhayangkara FC, ini lawan baik untuk ujicoba tim Persik. Jumlah hadiah gak penting, kami main di Bangkalan semua ditanggung panitia, itu sudah sangat cukup,” pungkas Benny.(tim)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*